Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

BAGAIMANA MENGATASI KECANDUAN GAME PADA ANAK

Gambar
  BAGAIMANA MENGATASI KECANDUAN GAME PADA ANAK  Posted By : Ruth Karliena, A.Md.Si,SE             Coba, pernahkah kita bertanya secara spesifik kenapa anak dan remaja bahkan orang dewasa kecanduan game? Mungkin jawaban sederhananya adalah game itu mengasyikan dan seru-seru model permainannya. Sekilas jawabannya baik dan masuk akal. Tetapi yang berkembang belakangan ini game sudah lebih jauh dari sekedar seru dan asyik. Ada apa disana dan kenapa lebih asyik? Karena sekarang disana ada kehidupan dan dunianya sendiri, atau mudahnya ada “alamnya” sendiri. Kita akan pelajari kenapa anak dan remaja begitu kerajingan sesuatu yang namanya game, dan apa dampak bahaya secara psikologis dan masa depan anak bangsa.          Banyak orangtua mengeluh dan sudah tidak berkutik jika anaknya sudah nyandu yang satu ini. Disatu sisi orangtua juga ada enaknya, pada saat anak mereka mai...
Gambar
BAGI PARA ORANG TUA YANG ANAKNYA DINYATAKAN "BERMASALAH" DENGAN PELAJARAN DI SEKOLAH    coba tolong baca artikel ini please.... Apakah kita atau anak kita atau murid kita memiliki kemiripan dengan ciri-ciri ini ? Berdasarkan temuan dalam bidang sains otak, (Roger Speery peraih nobel unt uk penelitiannya tentang fungsi otak kiri dan otak kanan) diketahui bahwa otak berpikir manusia terbagi atas belahan otak kiri dan kanan. Masing-masing belahan memiliki kemampuan yang berbeda dan saling melengkapi. Mirip seperti tangan kita ada kiri dan ada kanan. Ada sebagian orang yang lebih dominan menggunakan kiri atau yang sering disebut sebagai anak kidal, ada yang dominan kanan tapi ada juga yang seimbang. Otak juga sama dengan tangan dalam proses bekerjanya dia selalu bersama-sama saling melengkapi, hanya tetap saja ada yang sedikit lebih dominan dari lainnya. Persis seperti tangan kita. Karena selama ini yang kita ketahui hanya kemampuan dan sifat-sifat otak...

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2015

Gambar

ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPAN

Gambar
* Jika anak dibesarkan dengan celaan , ia belajar memaki . * Jika anak dibesarkan dengan permusuhan , ia belajar berkelahi . * Jika anak dibesarkan dengan ketakutan , ia belajar gelisah . * Jika anak dibesarkan dengan rasa iba , ia belajar menyesali diri . * Jika anak dibesarkan dengan olok-olok , ia belajar rendah diri . * Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan , ia belajar merasa bersalah . * Jika anak dibesarkan dengan dorongan , ia belajar percaya diri . * Jika anak dibesarkan dengan toleransi , ia belajar menahan diri . * Jika anak dibesarkan dengan pujian , ia belajar menghargai . * Jika anak dibesarkan dengan penerimaan , ia belajar mengasihi . * Jika anak dibesarkan dengan dukungan , ia belajar menyenangi . * Jika anak dibesarkan dengan pengakuan , ia belajar mengenali tujuan . * Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi , ia belajar kedermawanan . * Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan , ia belajar kebenaran dan keadilan . * Jika anak...

MEWARNAI CONNECTOR PEN WITH FABER-CASTELL

Gambar